imageTulisan ini akhirnya baru kesampaian di tulis setelah sekian lama. Sebetulnya kejadiannya sudah cukup lama, kurang lebih dibulan awal tahun 2012. Seingat penulis saat itu bulan Suro dalam kalender Jawa, karena pas saat kejadian yang akan penulis angkat, kebetulan sedang digelar wayang kulit di Jatim Expo Surabaya.

Saat itu kondisi hari baru saja diguyur hujan yang cukup lebat, sehingga udara cukup dingin. Hingga muncul keinginan untuk menikmati hidangan ringan yang tidak terlalu berat, tapi tergolong ringan dan hangat. Akhirnya muncul gambaran sebuah menu yang biasa disajikan gerai siap saji terwaralaba Amerika di Indonesia, sebuah menu yang diberi judul Cream Soup dari Kentucky Fried Chicken.

Makanan ini cukup ringan, walaupun dari penampilan fisik bagi sebagian orang dirasa kurang menarik. Karena tersaji dalam penampilan yang kental dan berwarna kekuningan. Seringkali rekan penulis ketika diajak menikmati Cream Soup selalu berkelakar bahwa tampilan fisiknya seperti ingus. Persepsi tersebut muncul secara spontan dari mayoritas rekan penulis.

Komposisi Makanan

Cream Soup disajikan dalam sebuah wadah cup yang tahan panas dengan porsi medium. Bisa dimakan ditempat, dan jika dibawa pulang dengan jarak tertentu saat dirumah masih bisa dinikmati dalam suhu hangat. Karena cup saji bisa menahan panas.

Harga yang dibanderol saat itu Rp. 5.000,- (belum termasuk pajak). Dengan harga tersebut, maka para KulinerHolic bisa merasakan Cream Soup jagung manis. Rasa gurihnya begitu terasa, apalagi didalamnya terdapat potongan lembut daging ayam.

Sayuran halus juga menjadi salah satu bahan pendamping didalamnya, dan yang terkadang masih terlihat ialah cincangan asparagus wortel, dan beberapa bahun sayuran lain dengan halus. Kekentalan kuah didapat dari perpaduan Jagung serta takaran penggunaan Tepung maizena yang terlarut pada saat proses pemanasan besama susu. Sehingga seharusnya saat menjadi dingin, maka sup harus tetap kental.

Menu ini juga cocok bagi yang sedang sakit flu ataupun masuk angin, adik balita juga bisa mengkonsumsinya. Karena sup memiliki kaldu ayam dan rasa hangat, serta rasa manis dari jagung bisa membantu tubuh meningkatkan stamina, dan mudah diserap saluran pencernaan.

Pengalaman Buruk Begins

imagePenulis telah mencoba menu ini dibeberapa cabang gerai KFC di Surabaya. Memang terdapat perbedaan antara gerai satu dengan yang lainnya, walaupun tidak signifikan. Namun sebagai gerai waralaba, seharusnya memiliki standart yang sama.

Nah, pada saat malam tersebut, penulis mencoba membeli 1 (satu) cup Cream Soup, yang nampaknya pas dinikmati dimalam dingin, apalagi setelah turun hujan. Pembelian dilakukan di pos Drive Thru (walaupun lagi naik motor). Dan setelah pembayaran selesai segera menuju rumah dengan jarak tempuh kurang lebih 15 menit.

Setelah sampai dirumah, betapa terkejutnya penulis saat akan menikmati Cream Soup yang biasa jadi menu favorit. Saat dibuka tutup cup-nya, suhu panasnya tidak seperti biasanya, textur lebih cair, dan warna kuah kental sedikit kecoklatan. Seperti dipanaskan terlalu cepat dengan suhu overheat dan ditambah air.

Rasa juga menjadi lebih asin, dan daging ayam terlalu hancur, bukan teriris lembut dengan tekstur kotak seperti biasanya. Bahkan porsi juga berbeda, sedikit berkurang. Jelas ini bukanlah tampilan menu yang penulis harap sebagai KulinerHolic.

Sayangnya saat itu penulis tidak sempat mendokumentasikan secara fisik. Karena nggak bawa kamera, dan agak capai, dan sedikit kesal karena dihadapkan pada sajian yang tidak sesuai dengan harapan.

Proses Komplain

Karena rasa ingin tahu penulis membuka Internet, mencari tahu apakah ada media komplain guna memberikan saran dan kritik. Tautannya bisa dilihat dengan mengklik Url berikut ini : http://www.kfcindonesia.com/index.php?option=com_hubungi

Lewat form online tersebut, penulis ungkapkan keluh dan kesah yang dirasakan secara tertulis. Tentunya dengan mencantumkan data pribadi dan kontak yang jelas.

image

Dan setelah semua proses teralui, penulis juga tidak terlalu berharap untuk cepat ditanggapi. Toh mungkin pengaduan seperti ini jumlahnya juga banyak, apalagi ini gerai waralaba.

Kejutan Yang Menyenangkan

Fakta yang diluar dugaan, beberapa hari penulis mendapat telepon dari pihak KFC Jakarta petang hari saat asyik jalan-jalan di mall sambil antri tiket nonton bioskop. Karena waktu dan possi telepon yang kurang pas, maka noise saat menerima telepon juga sedikit berpengaruh saat proses percakapan. Apalagi penulis sedang asyik konsentrasi memilih judul film yang akan ditonton (yang akhirnya nonton sekuel twilight saga kedua).

Intinya pihak KFC juga melakukan proses investigasi terhadap laporan pelanggan, serta meminta maaf karena layanan yang kurang menyenangkan. Telepon juga sarana verifikasi, karena banyak sekali pengaduan ataupun komplain yang fiktif dan cenderung dibuat-buat. Serta meminta “masukkan” dari pelanggan yang merasa dirugikan.

Bahkan saat telepon dari Jakarta usai, pihak Cabang dari gerai yang bersangkutan juga menelpon saat itu juga guna memverifikasi laporan dan meminta maaf bagi konsumen yang dirugikan. Proses yang begitu cepat inilah yang penulis acungi jempol, karena melayani pengaduan dengan relatif cepat.

Kejutan lainnya ialah, keesokan paginya dirumah penulis sekitar jam 7 (tujuh) pagi ada kurir delivery service membawa bingkisan 2 (dua) buah paket hemat sebagai bingkisan terima kasih kepada pelanggan KulinerHolic. Padahal jalan masuk sedang dibongkar dipasang paving, praktis sang kurir harus jalan kaki masuk cukup jauh meninggalkan motornya.

Layanan dan apresiasi KFC Indonesia bagi pelanggan, dengan cepat dan tanggap mungkin bisa menjadi inspirasi para pelaku dunia kuliner lainnya guna mempertahankan cita, rasa, dan komitmen bagi KulinerHolic di dunia. (ditya)

Sumber Foto :

http://b.vimeocdn.com/ts/162/167/162167501_640.jpg (foto Cream Soup)

http://msnbcmedia1.msn.com/j/msnbc/Components/Photos/061113/061113_kfc_logo_vmed5p.grid-4×2.jpg (logo KFC)