malang 1 Malang 11 Juni 2011

Lupa namanya apa. Asal – asalan saja penulis memberi nama judul postingan Blog ini dengan nama Ayam Kribo.
Makan di Cafe "Assalamualaikum" depan Universitas Muhammadiyah Malang.
Saya ikut pesen ini, menurut pandangan mata saya kok Banyak yang pesen, karena menu ini jadi andalan.

Ayam yang dibungkus tepung yang digoreng aecara awut-awutan jadi tepung kribo. Lengkap dengan cocolan sambel terasi khas dari rasanya dan sedikit lalapan yang fungsinya sebagai garnish. Ayamnya juga sebelum digoreng tampaknya di rendam dalam larutan bumbu, perpaduan antara garam dan bumbu tradisonal lain. Karena berasa rasa asin yg sedikit menyeruak didalam daging ayamnya.

Dari segi rasa, ini adalah tipikal ayam goreng biasa tradisional, yg diberi hiasan tepung sehingga nampak besar. Pada teoung juga terasa adanya bumbu yang menyertainya, karena berasa gurih, namun bukan tipikal gurih MSG. Tapi perpaduan antara garam dan sedikit ada berasa ketumbar yang menyelip diantara kegurihannya.

Soal ukuran dagingnya, juga sebetulnya tidak terlalu besar. Jadi pas juga porsinya bagi cewek.
Saya sarankan pesan sop sebagai pendamping, sebagai makanan pembuka sebelum main course. Ada 2 (dua) macam sop yang bisa dipesan, yaitu sop Biasa dan Sop Buntut. Namun lebih enak pakai sop biasa saja, jangan memesan sop buntut sebagai menu pembuka saat akan menikmati ayam gimbal bin kribo ini. Sebab kuah kaldu daging sapi pada sop buntut, bisa merusak sesnsitifitas pencitraan pada saat akan menikmati rasa bumbu ayam. (ditya)