tuban 5 TUBAN 23 – 24 MEI 2011

Sarapan Pagi.

Lumayan, dapet kiriman nasi kotak isinya ayam panggang, nggak sempet cari penyedia wisata kuliner. Lumayan, dapet urap-urap dan tempe yang lumayan jumbo ukurannya.. Persiapan sebelum memberikan materi belajar, harus isi amunisi dulu.

Sebetulnya konsumsi nasi kotak ini bukan karena tidak ingin mencari lokasi makan yang ada di kota Tuban. Hanya saja waktu saat itu sangat mepet untuk segera beraktifitas, dan masakan tersebut rupanya sudah disediakan oleh pihak penginapan untuk mencari katering yang pas.

Untuk sajian nasi kotak, boleh dikatakan sangat istimewa. Walaupun kelihatannya sederhana, namun sajiannya sunggih luar biasa. Ayamnya merupakan ayam panggang, yang harus diolah dengan menggunakan bumbu kental. Harus dimasak dalam rendaman bumbu, baru bisa dipanggang, bisa dibayangkan waktu prosesnya. Apalagi jika dilihat texturnya merupakan ayam kampung, dan sensasi bumbunya meresap didalam daging.

Sebagai pendamping, ada lauk tempe serta urap-urap. Yang merupakan padanan pas pendamping ayam panggang. Apalagi tempenya memiliki ketebalan yang lumayan, bumbu kelapa bagi urap-urapnya juga cukup terasa. Tidak terlalu asin dan juga tidak terlalu pedas, paduan sempurna bagi sebuah menu sarapan. Sayangnya saat itu dinikmati dengan kerupuk putih biasa, bukan bersama peyek. Andaikata dengan peyek, tentunya akan memiliki sensasi yang luar biasa.

Oh iya, sangat disarankan saat menikmati hidangan ini, disajikan dengan minuman teh hangat. Dijamin akan semakin membuat rasa kuliner ini begitu menyenangkan dan mengenyangkan. (Ditya)